Sabtu, 17 Agustus 2019

Sinopsis Lengkap Film The Terror Live (2013) Korean Movie


The Terror Live (2013)

Rilis
2013
Negara
Korea
Bahasa
Korea
Sutradara
Kim Byung-woo
Produser
Jeon Ryeo-kyung, Lee Choon-yeon
Pemeran
Ha Jung-woo, Lee David, Lee Geung-young, Kim So-jin, Jeon Hye-jin, Im Hyun-sung, Han Sung-chun, Kim Hae-in, Choi Deok-moon, Kim Dae-myung
Sinematografi
Byun Bong-sun
Music
Lee Ju-no
Distributor
Lotte Entertainment.

Plot The Terror Live


Yoon Young-hwa (Ha Jung-woo) yang pernah menjadi jangkar berita top, namun diturunkan sebab insiden buruk. Ditarik dari berita TV primetime dan juga baru-baru ini telah bercerai, Young Hwa kini menjadi pembawa acara yang payah dan pahit dari program radio terkini.


Suatu ketika selama pertunjukan paginya, Yoon telah menerima panggilan telepon aneh yang mengancam akan meledakkan jembatan Map yang merupakan jembatan utama melintasi Sungai Han dan juga menghubungkan Mepo District serta Yeouido, distrik bisnis dan perbankan investasi Seoul.

Yoon awalnya menganggap sebagai lelucon dan memberi tahu teroris melanjutkan. Dia menyaksikan dengan terkejut saat penelepon menindaklanjuti ancaman dan juga meledakkan peledak mengakibatkan jembatan Mapo runtuh yang membunuh orang tidak bersalah. Menyadari ini mampu menjadi kesempatan sekali seumur hidupnya kembali sebagai penyiar, Yoon sengaja tidak menghubungi polisi.


Sebagai ganti, Yoon mendirikan studio TV darurat dari stasiun radio, dan bernegosiasi bersama mantan bosnya, produser berita terobsesi laba dan rating yaitu Cha Dae-un (Lee Geung-young) yang akan melakukan apapun mengalahkan tv lain. Yoon melakukan kesepakatan berbahaya terhadap teroris secara eksklusif menyiarkan percakapan teleon mereka secara live.

Ruang redaksi meletus dalam kekacauan saat Yoon, Dae-eun, polisi, penyiar lain dan juga Blue House mengeksploitasi terorisme guna agenda mereka kecuali mantan istri Yoon, reporter yang secara sukarela melaporkan di lokasi serangan teroris. Yoon secara bertahap menyadari terlalu sedikit kontrol yang dimilikinya dalam situasi yang ada.


Teroris mengaku pekerja konstruksi yang kehilangan 3 rekan kerjanya di dalam insiden industri yang tidak masuk akal ketika memperbaiki jembatan, menjelaskan keluarga para korban tidak diberi kompensasi dan juga menuntut permintaan maaf terhadap publik dari presiden terhadap kematian rekan-rekannnya.

Beberapa orang tersisa di jembatan sebagia sandera, teroris megnancam melakukan ledakan kedua. Dia menjelaskan kepada Yoon sendiri, dia meletakkan bom di earphone jangkar, dan jika presiden tidak meminta maaf, boom tersebut akan meledak.


Loading...