Kamis, 01 Agustus 2019

Sinopsis Lengkap My Only One Episode 103



Do-ran mendapati bus yang ditumpangi oleh ayahnya. Soo-il turun dari bus dan Do-ran menjelaskan bahwa ayahnya tidak membunuh dan Young-dal telah menyerahkan dirinya. Mereka berdua lalu menuju kantor polisi untuk menemui Young-dal. Young-dal lalu berlutut setelah melihat mereka berdua memohon maaf.


Young-dal mengatakan dia dan mendiang istrinya telah berbohong dan dia tidak ingin putranya menjadi putra seorang pembunuh. Soo-il marah besar dengan mengatakan kepadanya Do-ran telah bercerai dan bagaimana dia menjalani kehidupannya sebagai seorang anak pembunuh.


Do-ran berjalan menghampiri para detektif polisi yang ada di sana. Do-ran dengan marah mengatakan “Ayahku menghabiskan 28 tahun dalam penjara karena salah tuduhan. Karena tuduhan tersebut, dia kesulitan seumur hidupnya. Seseorang harus maju dan menjelaskan. Katakan sesuatu. Siapa yang akan mengopensasi ayahku atas hidupnya yang penuh penderitaan ini? Katakan sesuatu. Cepat katakan sesuatu”.


Hong-sil, Go-rae dan Da-ya mengunjungi kediaman Soo-il. Mereka bertiga meminta maaf kepada Soo-il dan Do-ran. Go-rae memohon maaf selama ini telah membuatnya menderita dan mereka lega Soo-il tidak membunuh. Soo-il juga meminta maaf sebab jika dia tidak memulai mengambil uang tersebut mungkin ayahnya tidak akan terbunuh.


Malam hari, Soo-il menemui Hong-joo di katedral. Soo-il memeluk Hong-joo dan meminta maaf telah membuatnya sedih. Hong-joo mengatakan bahwa dia bersyukur Soo-il menyelamatkan Go-rae dan dia bukanlah pembunuh ayah Go-rae. Keesokan harinya, di kediaman Soo-il, Hong-joo meminta Soo-il segera memberi tahu Do-ran tentang kehamilannya.


Tidak lama Ibu Do-ran datang menemui Hong-joo dan Soo-il dengan membawakan makanan. Saat itu Ibu Do-ran meminta kepada Soo-il untuk segera mendaftarkan sebagai keluarga Soo-il yang sah. Ibu Do-ran juga melihat wajah Hong-joo  yang pucat. Sementara Hong-joo memberikan gesture menyentuh tubuh Soo-il dengan telunjuknya.


Do-ran dan Soo-il tiba di Toko Roti Ayah dimana mereka terkejut dengan tulisan penuh ucapan permintaan maaf  dan hadiah. Segera orang-orang disekitar toko menemui mereka untuk meminta maaf dan meminta mereka tidak menutup toko sebab rotinya enak.


Dae-ryook mengumpulkan keluarganya. Dia menjelaskan kepada mereka bahwa dia ingin rujuk dengan Do-ran. Sementara Eun-young menolak sebab dia menginkan Dae-ryook menikah dengan Soo-young. Yi-ryook marah menentang ini dia ingin Dae-ryook dengan Do-ran. Begitu juga dengan Nenek Geum-byung menginginkan mereka rujuk.


Eun-young menemui Soo-il di toko, Eun-young mengatakan kepadanya bahwa Dae-ryook dan Soo-young anak group JS telah berkencan dan tidak boleh gagal karena do-ran. Soo-il menegaskan dia tidak akan membuat Do-ran rujuk dengan Dae-ryook. Do-ran ternyata mendengarnya dia berdiri di depan pintu.


Malam hari, Soo-il menemui Dae-ryook di café. Soo-il mengatakan kepada Dae-ryook bahwa dia mewakili Do-ran untuk mengatakan bahwa dia tidak bisa rujuk dengannya. Dae-ryook merasa kecewa dan Soo-il meminta kepada Dae-ryook untuk mencari wanita yang tepat baginya.


Soo-il, Lee Tae-pong dan Do-ran membagikan makanan untuk pengemis. Di saat  itu Soo-il menangkap  Lee Tae-pong mengamati Do-ran yang sedang membagikan roti. Lee Tae-pong mengatakan kepada Soo-il bahwa dia benar-benar menyukai Do-ran. Soo-il berterima kasih kepadanya meskipun dia didakwa sebagai pembunuh Lee Tae-pong tetap bersama dengan mereka.


Di kediaman Soo-il, Lee Tae-pong, Do-ran dan Hong-joo makan bersama. Disaat itu Hong-joo merasa mual dan dia mengatakan bahwa dia sakit perut. Ketika dia ingin menjelaskan bahwa dia hamil segera Soo-il menutup mulutnya dengan sayuran. Ketika Hong-joo ingin minum Soju dihentikan oleh Soo-il. (Baca juga: Sinopsis My Only One Episode 104)

Loading...