Jumat, 27 September 2019

Sinopsis Lengkap Person Who Gives Happiness Episode 74



Ha-yoon dibawa oleh Suk-jin ke kediaman Ja-kyung sesudah melakukan terapis. Ibu Ja-kyung menyapa Ha-yoon. Suk-jin bersama dengan Ha-yoon bersiap untuk makan bersama dengan Ja-kyung namun saat mereka hendak pergi, Ha-yoon menunjukkan ketidaksukaannya sehingga membaut Ja-kyung menghela nafas.


Ibu Ja-kyung menemui Ms. Park dimana Ms.Park yang memang tidak suka terhadap Ja-kyung menyetujui agar anak mereka pindah ke Villa Hannma-dong atas nama Ja-kyung usai persidangan selesai. Ibu Ja-kyung kemudian meminta kepada Ms.Park untuk memberikan school acting milik Mi-sook dan berjanji akan membuatnnya menjadi sukses. Ini membuat Ms. Park terkejut.


Malam hari, Gun-woo menghubungi ibunya menanyakan kapan dia dijemput olehnya dan Eun-hee berjanji akan membawanya beberapa hari lagi. Sementara itu Suk-jin berbicara dengan Suk-jin bahwa hakim ingin bertemu dengan Ha-yoon sendiri. Dimana sebelumnya hakim mendapati gambar dari tutor terapis Ha-yoon gambar Ha-yoon yang menyayangi Eun-hee. Ini membuat Ms.Park mulai resah dan gelisah.


Suk-jin masuk ke kamar menemui Ha-yoon dan Yu-ri. Suk-jin meminta handphone Ha-yoon dan dia mendengar rekaman suara ibunya. Suk-jin meminta Yu-ri untuk meninggalkan mereka. Suk-jin mengancam Ha-yoon untuk berkata kepada hakim besok bahwa dia harus mengatakan dia ingin tinggal dengan mereka. Ha-yoon menjadi ketakutan.


Esok harinya, Ms. Park berbicara dengan Ja-kyung dengan mengatakan bahwa usai persidangan selesai, dia akan membesarkan Ha-yoon, sementara Suk-jin da Ja-kyung akan tinggal di villa Hannam-dong atas nama Ja-kyung dan ibunya. Ms. Park lalu memberi tahu bahwa ibunya telah meminta perusahaan Mi-sook. Ja-kyung pun mulai dilemma dengan membayangkan peristiwa kehidupannya yang kacau selama ini.


Di tempat lain, Ha-yoon bertemu dengan hakim untuk melakukan wawancara. Ha-yoon menangis dan bertanya apakah ibuku benar-benar akan masuk penjara. Hakim menjadi bingung dan segera Ha-yoon mengungkapkan ancaman ayahnya bahwa jika dia tidak menuruti permintaan ayahnya ibunya Eun-hee akan masuk penjara. Ha-yoon terus menangis dengan mengatakan “jangan membuat ibuku masuk penjara” Hakim pun menenangkan Ha-yoon.


Persidangan kedua keputusan hak asuh anak segera dimulai. Ketika hakim hendak mengumumkan keputusannya, Ja-kyung memotong pembicaraannya. Ja-kyung mengatakan dihadapan hakim dan audience yang hadir “aku.. akan menyerahkan semua hak aku sebagai ibu kandung Ha-yon. Aku melahirkan Ha-yoon dan selanjutnya meninggalkannya. Aku berusaha menjadi ibunya namun gagal. Aku tidak punya niat menjaga keluarga ini. Kami hanya menunda perceraian sebab persidangan ini. Yang mulia, daripada membiarkan ibu mertuaku Park Bok-ae meningkatkan Ha-yoon, tolong biarkan Eun-hee membesarkannya”. Ini membuat semua terkejut.


Selama istirahat menanti keputusan hakim, perdebatan Suk-jin dan Ja-kyung terjadi. Ja-kyung yang sudah tidak tahan menginginkan perceraian dengannya dan tidak butuh uang Ms. Park sebab itu membuat keluarganya tidak menghargai mereka. Ja-kyung juga mengatakan untuk mengirim Ha-yoon ke Eun-hee sebab dia seribu kali lebih baik daripada Ms. Park serta dia telah menandatangani perceraian sehingga dia tidak akan terhubung lagi dengan Suk-jin.


Di persidangan Hakim setelah berbagai macam bukti akhirnya memutuskan bahwa hak asuh Ha-yoon akan diberikan untuk adopsi Ibu Eun-hee. Eun-hee menghubungi Ms. Park mengatakan bahwa dia akan membesarkan Ha-yoon sebab telah memenangkan persidangan sebab Ja-kyung menyerah. Eun-hee melanjutkan bahwa dia akan datang menjemput Ha-yoon besok. Ms. Park pun menjadi shock dengan pemberitaan ini. (Baca juga: Person Who Gives Happiness Episode 75)

Loading...