Senin, 23 September 2019

Sinopsis Lengkap Vagabond Episode 1



Di Afrika, shooter (Cha Dal-geon) Korea bersama dengan mitra Rusia, berada di bukit batu, mereka diberitahu bahwa target mereka segera hadir van hitam. Shooter menembak satu roda limusin, menghentikan kendaraan. Wanita melangkah dari limusin dan Si shooter bersiap menembak. 13 tahun lalu, Si shooter di awal yaitu Cha Dal-geon (Lee Sung-gi). Dal-geon mengikuti audisis stuntman dengan keterampilannya taekwondo, judo, hapkido, kickboxing dan kendo.

Namun saat beraksi dia justru membuat seseorang kejang-kejang dan gagal mematahkan batu bata di dahinya dan dia berdarah, ini membuat ponakannya Cha-hoon menangis. Dal-geon menjelaskan dia mengangkat Hoon usai kematian saudaranya. Pada akhirnya Dal-geon lolos dan kini menjadi stuntman. Seorang wnaita memberikan presentasi mengenai pesawat tempur di angkatan udara Korea. Jessica Lee direktur John & Mark Asia, dia dan wakil presiden perusahaannya terlihat tidak bahagiaa saat perusahaan saingan Dynamic System, menyajikan pesawat mereka jauh lebih murah.

Dal-geon berhenti menjadi stuntman mengambil pekerjaan menjadi sopir taksi. Dia menerima telepon dari Hoon, yang tidak tahu dia tidak bekerja menjadi stuntman lagi. Di rumah, Hoon menyortir barang-barang daur ulang, dia menemukan kotak berisi film-film seni kliping dan catatan belajar Dal-geon. Hoon menghubungi Dal-geon lagi, namun sebaliknya dia menghubungi pusat aksi mengetahuia Dal-geon berhenti.

Di rumah, Hoon memberi tahu Dal-geon, dia tidak akan pergi menuju Maroko dengan tim taekwondo minggu depan. Dal-geon memperingatknnya pesawat dan hotel dibayar pemerintah. Namun Hoon berpendapat mereka harus membayar biaya lain. Dal-geong memberi tahu Hoon bahwa terhadap usianya, dia tidak perlu khawatir mengeani uang tersebut. Nama atas undangan tersebut untuk perjalanan tim taekwondo yaitu GO Hae-ri (Suzy), magang di Kedutaan Korea di negara Maroko.

Usai pertemuan, dia mengunci pintu menerima telepon menyebut dirinya sebagai Elsa. Dia mengambil sesuatu di balik bingkai bendera Korea, seseorang mengedor pintu, Hae-ri segera memamerkan kakinya kepa rekan kerjanya, Ho-shik. Saat dia pergi, Hae-ri megnambil gambar mengeluarkan chip memori dari kamera tersembunyi.

Pesawat tempur Mark & John's Eagle ternyata lebih rendah kinerjanya dari pesawat tempur Dynamic System F70. Jessica diberi tahu, opini publik mempengaruhi presiden Korea walaupun Mark & John melakukan lobi agresif. Dia memerintahkan bawahannya memastikan mereka menjaga komunikasi terhadap Blue House hingga semua selesai.

Jessica mengatkaan kepada Michael, dia memperkerjakannya sebab dia bekerja untuk CIA, walaupun dia seorang salesman yang buruk. Dia menunjukkan CIA memecatnya, namun Jessica membantah bahwa dia belum mendapati terobosan besar. Dia menjelaskan kepadanya untuk mendapati kesepakatan ini. Satu minggu selanjutnya, Dal-geong membuat sarapan ketika Hoon berkemas untuk perjalanan ke Maroko.

Hoon masih marah, bersikeras naik bus tim menuju bandara. Sikap Hoon mendorong Dal-geung gertakan sehingga dia mampu kembali ke panti asuhan apabila dia membenci tinggal bersamanya. Dia menyesalinya, namun Hoon menolak berbicara dengannya, bahkan saat meminta maaf. Hoon menyelinap keluar pintu, Dal-geon menggerutu.

Di Lisbon, Portugal Michael berlari melalui jalan, dengan putus asa mengetuk teleponnya ketika dia dikejar sesosok bayangan. mereka mengancam mengejarnya. Dia berusaha menghubungi bandara Incheon, namun saluran mereka sibuk, alhasil peringatannya bahwa penerbangan malam tersebut ke Maroko akan macet tanpa dihiraukan. Dia menutup telepon, dan pesan dihandphonenya memberitahunya panggilan itu dipantau, sehingga dia membuang handphonenya.

Sebagian besar tim taekwondo Hoon disibukkan orang tua mereka di bandara, namun Hoon mencibir sendirian. Dia menghubungi Dal-geon namun memutuskan tidak melakukannya, masih merasa kesal dengan sepatunya yang kotor. Hoon menghubungi Dal-geong meninggalkan pesan dia akan naik ke pesawat. Dia memberi tahu Dal-geon memeriksa cloud (penyimpanan file) jika dia merindukannya, sebab dia akan mengunggah video perjalanan dirinya.

Operator di bandara Incheon mendapati telepon dari Michael, mengatakan mereka harus menghentikan penerbangan ke Maroko. Dia menjelaskan ada teroris di pesawat namun sebelum dia mampu menjelaskan lebih lanjut, dia diseret pergi. Alam berbunyi, dan peralatan pengawas bandara rusak. Kamar dievakuasi dan petugas menerima panggilan berusaha memanfaatkan ponselnya, dan seseorang memukul lehernya sebelum melanjutkannya. Di pesawat, Hoon mengambil video dari timnya. Dia menjatuhkan handphonenya saat dia menabrak pria misterius dan pria itu mengembalikan handphone Hoon.

Di kokpit, Co-pilot menerima telepon yang dijawabnya dalam bahasa Spanyol, meyakinkan penelpon pilot tidak dapat memahaminya. Michael dibawa menuju mobil dan dipaksa minum. Seseorang menempatkan pistol dan mengarahkan ke kepalanya, lalu menarik pelatuknya. Si pembunuh menyelinap keluar dari mobil. (Lanjut: Vagabond Episode 2)

Loading...