Senin, 23 September 2019

Sinopsis Lengkap Vagabond Episode 2



Pelabuhan Tangier di Maroko dalam perjalanan kembali ke Portugal, Hae-ri berlari menuju rekan kerjanya Ho-shik, di dermaga. Dia bertanya apakah dia mendengar mengenai NIS menangkap konsul mereka sebab menerima suap dari geng narkoba dan membiarkan narkoba diselundupkan menuju Korea. Dia bertanya kepada Hae-ri mengapa berada di Portugal, menyebutkan panggilan rahasia yang dia buat dari kantor, namun untungnya Ho-shik berfikir dia memiliki kekasih.

Di pesawat, pria misterius bangkit dan berjalan menuju depan pesawat dengan ransel. Dia memasuki kamar mandi usai Co-pilot kelar, dan mengambil wadah logam dari bawah bak cuci. Dia meninggalkan kamar mandi, menjatuhkan ranselnya melalui lubang di lantai. Dia bekerja menuju kompartemen oksigen mengikat wadah logam, mengarahkannya ke salah satu tangki oksigen. Sehingga membekukan semprotan, sehingga tangki oksigen meledak melubangi bagian bawah pesawat.

Pesawat meluncur, para penumpang panik dan diperintahkan mengikat sabuk pengaman mereka dengan mengenakan masker oksigen. Pilot berusaha mendapati kembali kendali atas pesawat, namun teroris memanfaatkan teleponnya mengacak panel instrumen. Hoon mengetiks pesan"paman, aku cinta.." namun dia menjatuhkan handphonenya sebelum bisa mengirimnya dan akhirnya tewas setelah pesawat meledak.

Dal-geon makan siang saat TV menampilkan berita mengenai kecelakaan pesawat. Dia menyaksikan dengan ngeri setelah mengetahui Hoon salah satu menjadi korban. Ini membuat Dal-geon lemah. Presiden Jung melakukan perjalanan menuju Blue House bersiap konfrensi pers. Perdana menteri Hong memberitahunya pesawat jatuh diproduksi Dynamic Systems.

Presiden Jung lebih tertarik terhadap kenyataan pesawat tersebut mungkin tidak berfungsi daripada korban yang meninggal. Dal-geon menemukan video Hoon buat sendiri di penyimpan file bernama Cloud. Di video tersebut Hoon dalam pesawat meminta maaf sebab marah pada pamannya. Dia menjelaskan dia menemukan buku dan film Dal-geon dibuang dan membawanya pulang. Air mata mengalir di wajah Dal-geon ketika dia menyaksikan video.

Dynamic System mengadakan konfrensi pers meminta maaf atas insiden tersebut. Kerumunan anggota keluarga korban kecelakaan berduka dan marah menyerbu masuk, menuntut jawaban. Jessica keluar dari ruangan senyum puas di wajahnya. Dal-geon bergabung bersama anggota keluarga lain dalam penerbangan sewaan menuju Maroko untuk menghadiri pemakaman masal.

Ho-shik dan Hae-ri menyambut mereka, dan saat yang lain menuju bus untuk membawa mereka menuju hotel, baik Dal-geon, sumi dari penumpang yang hamil Park Kwang-deok (Go Kyu-pil). Pergi ke kamar mandi, Dal-geon memperhatikan pria di kamar kecil terlihat tidak asing, terutama saat dia menolah menjelaskan bekas luka di pipi kirinya. Dia pria berbaju hitam dari penerbangan yang ditakdirkan, yang dilihat Dal-geon pada video Hoon.

Dal-geong mengikuti pria tersebut. Terjadi kejar-kejaran dimana pria tersebut menarik pistol, namun refleks Dal-geon memungkinkan dia melemparkan pistol tersebut. Mereka bertarung hingga pria terseut menempelkan Dal-geon ke dinding. Mencengkram bajunya, Dal-geon melihat tato kecil di tulang selangka pria tersebut. Dal-geong terhuyung setelah menerima vas di kepalanya.

Pria tersebut naik mobil sementara Dal-geon mengejar dengan mengandalkan aksi parkournya melompat dari atap ke atap lain mengejarnya. Dal-geong mengejar melompat tepat di depan mobil. Dal-geon masuk ke dalam mobil dan si pria menemukan sesuatu yang tajam menusuk Dal-geon di kaki, namun itu hanya membuat Dal-geon marah. Namun pada akhirnya Dal-geon terbang melalui kaca depan menggulingkan tanggul, sehingga si pria dapat kabur.

Anggota keluarga lain berkumpul di ruang konvensi di hotel menunggu perwakilan dari Dynamic System. Kwang-deok memperhatikan Dal-geon tidak bersama mereka, namun saat Hae-ri berusaha menghubunginya, dia tidak menjawab. Dal-geong menaiki bebatuan kembali ke jalan dan frustrasi sebab kehilangan si pria yang mungkin memberitahunya apa yang sebenarnya terjadi di pesawat. (Baca juga: Vagabond Episode 3)

Loading...