Rabu, 02 Oktober 2019

Sinopsis Episode Terakhir Person Who Gives Happiness Episode 118



Ms. Park yang demensia-nya mulai akut, berada di taman memegang tas dan menemui dua pasangan yang sedang kasmaran. Dia mengatakan bahwa dia menemukan dan dia mencari anak-naknya dan pergi Seoul menanyakan dimana terminal Cheolgok. Segera dia didorong dan terjatuh. Kemudian Ms. Park pergi ke tempat sampah yang dipenuhi bantal dan di duduk disana. Namun petugas melihatnya dan membawanya.



Mi-sook terus mencari keberadaan ibunya sementara itu Gun-woo dan Eun-hee kembali setelah berbulan madu. Saat makan bersama, Eun-ah memberi tahu mereka berdua bahwa Mi-sook selalu ke kantor polisi setiap kali dia menerima telepon ketika pihak polisi membawa seorang wanita yang mengalami demensia. Sebab Mi-sook terus mencari keberadaan Ms. Park yang telah kabur sementara Suk-jin berusaha bunuh diri. Mereka berdua pun merasa terkejut.


Eun-hee menemui Mi-sook untuk mencari tahu fakta kondisi Ms. Park dan Suk-jin. Mi-sook menceritakan semuanya dan saat itu Mi-sook menerima kabar bahwa Ms. Park telah di temukan berada di kantor polisi. Mereka berdua menuju kesana dan benar orang yang ditemui polisi adalah Ms. Park. Mi-sook menangis meminta kepada Eun-hee untuk memaafkan ibunya. Eun-hee lalu meminta Mi-sook untuk tidak menangis.


Ms. Park dibawa pulang dimana Eun-hee membantu Mi-sook merawat Ms. Park yang selalu bertanya menanyakan keberadaan anaknya dan dimana lokasi terminal Cheolgok. Eun-ah menemui Ja-kyung bermaksud untuk memberikannya kontrak. Kwang-soo datang ke school acting Mi-sook dan bertemu dengan Ha-yoon dan Yu-ri yang kini telah menjadi model iklan.


Mi-sook menemui Suk-jin. Dia memberitahu kondisi ibunya dan memberikan surat dari Ja-kyung. Dalam tahanan, Suk-jin membaca surat dari Ja-kyung dengan menangis dalam surat menjelaskan “Aku menulis surat kepadamu karena aku pikir kamu akan memberi tahu aku untuk melupakan kamu dan menikah. Kamu cenderung tidak menghormati cintau. Aku tahu yang terbaik mengenai cintaku untukmu dan Ha-yoon. Ketika kamu keluar, ayo pergi kembali ke pondok gunung itu. Kita tidak akan bersembunyi lagi dan berjalan-berjalan. Aku akan membantu kamu mencukur seperti terakhir kali. Mari kita bicara mengenai masa depan kita”.


Sementara itu Ms. Park kini berada Sanatorium. Eun-ah berbicara dengan Eun-hee bahwa dia ingin ke New York untuk mencari ide baru untuk kosmetik juga dan menawarkan Kim Ja-kyung sebagai model perusahaan kosmetiknya. Keluarga besar Pak Lee berkumpul bersama dengan Jung-hoon. Jung-hoon memberi tahu bahwa stasiun siaran mereka kini telah popular dimana penulis bintang dan sutradara bintang menawarkan untuk bekerja dengan mereka lebih dulu.



Saat berada di restaurant, Myung-sun mengalami kontraksi dengan perutnya. Sehingga membuat Eun-hee, Pak Kang, Bibi Jo panic. Malam harinya, Eun-hee mengatakan kepada Pak Lee bahwa Myung-sun melahirkan anak perempuan. 2 tahun kemudian, Mi-sook menemui Suk-jin dipenjara dengan mengatakan bahwa dia telah mengirim surat ke Ja-kyung dan meminta Suk-jin untuk tetap bertahan. Di sanatorium, Ms. Park memeluk bantal yang dianggapnya tas berisi uang.



Di rumah Ja-kyung, Ibu Ja-kyung (memaki baju gari kuning putih) bersiap untuk pergi ke New York. Kwang-soo memberikan surat Suk-jin kepada Ibu Ja-kyung untuk diberikan kepada Ja-kyung. Di rumah Pak Lee, Eun-hee menghampiri Ha-yoon yang sedang bersama dengan kakeknya. Eun-hee mengajak Ha-yoon untuk pergi. Sementara Pak Lee ada rencana juga bertemu dengan teman-temannya. Di saat itu, Eun-hee menyinggung Pak Lee yang memakai baju gari kuning putih dengan mengatakan terlihat bagus. Pak Lee berkata ini dari seorang teman (mungkin dari Ibu Jang-kyung?).


Di taman, Eun-hee nampak berjalan dengan membawa gulali, dia melihat Ha-yoon dan adik perempuannya yang bernama Ra-ni (anak perempuan Eun-hee dan Gun-woo) menghampiri Gun-woo. Dalam hati Eun-hee berucap “saya sangat senang. Tiga orang ini memberi saya kebahagiaan”.  Mereka kemudian bertiga berlari ke arah Eun-hee. Mereka akhirnya hidup bahagia. 

Loading...

9 komentar

Ya Alloh jauhkanlah aku dari orang yang seperti bu park aamiiin

Ceritany sedih, kecewa dan bahagia

Ceritanya bikin kesel dan gemes... Akhirnya bahagia juga dengan perjuangan dan kesabaran yg tidak sedikit...

Finaly.... Happy Ending... Gumawo Admin... ❤️

😭❤❤❤❤❤❤❤👍👍👍👍👍👍