Minggu, 27 Oktober 2019

Sinopsis Left-Handed Wife Episode 102



Soo-ho dan keluarga pergi ke tempat Pak Park. Namun di saat itu Chen melihat mereka berjalan ke ruangan lain. Chen menyadari bahwa Pak Park berada di rumah sakit Aura. Di ruangan, Kakek Park tidak bisa berbicara sehingga dia hanya bisa mengedipkan mata (jawaban untuk “iya”) saat Soo-ho menanyakan apakah Ryong yang menembaknya. Kakek Park mengedipkan matanya. Ibu Jo dan Esther kembali ke ruangan Nam-joon tetapi Nam-joon sudah tidak ada.


Nam-joon yang mengalami amnesia berada di rumah Nenek Chun mencari Do-kyung. Nenek Chun terkejut dan seketika Nenek Chun menghubungi San-ha bahwa Nam-joon berada di rumahnya menanyakan Do-kyung. Segera San-ha bersama Ibu Jo dan Esther menuju kediaman Park. Nam-joon masih menanyakan keberadaan Do-kyung dan segera Esther menjelaskan bahwa Do-kyung telah meninggal tahun 2016 dan sekarang di tahun 2019. Nam-joon bingung dan terkena serangan sakit kepala hebat.


Chen melaporkan kepada Ryong mengenai kondisi Kakek Park. Ryong segera memulai mengatur rencana sementara itu Nam-joon berbicara empat mata dengan San-ha. San-ha memohon kepada Nam-joon agar mau menjalani operasi. Nam-joon lalu mencurahkan hatinya kepada San-ha mengenai perasaan dan kehidupannya serta Nam-joon yang tidak bisa membenci San-ha. Segera Nam-joon keluar dan dibujuk oleh Ibu Jo, nenek Chun dan Esther agar melakukan operasi sehingga Nam-joon pun setuju. Sementara Sung-dal dan Soo-ho berhasil menangkap orang yang telah menyebar berita bohong ke media mengenai produk demensia A-9 dan memintanya untuk mengakui kebohongannya kepada polisi.


Di rumah sakit, Nam-joon mengatakan kepada Ibu Jo untuk datang ke rumah Pak Oh untuk meminta maaf atas perbuatannya yang telah menghancurkan Fore Cosmetics hingga akhirnya Pak Oh mengalami kebutaan. Selanjutnya Nam-joon memasuki ruangan Kakek Park. Nam-joon berlutut meminta maaf atas perbuatannya selama ini dan Nam-joon pun terisak. Nam-joon dipanggil oleh Kakek Park untuk mendekat. Kakek Park secara tertatih mengatakan ada bukti kamera di house gapyeong yang membuktikan Ryong yang menembaknya dimana rekaman itu ada ditongkatnya.


Nam-joon bergegas ke ruangannya untuk mengambil handphonenya untuk memberi tahu yang lainnya namun ketika hendak menghubungi dia mengalami serangan pada kepalanya yang membuatnya jatuh pingsan. Sementara Chen memasuki  ruangan Kakek Park menyuntikkan serum agar Kakek Park tewas namun tidak lama Pak Park masuk sehingga Chen kabur . Pak Park berhasil memanggil dokter dan menyelamatkan nyawa Kakek Park.


Ibu Jo ke rumah Keluarga Pak Oh meminta maaf atas perbuatan Nam-joon 6 tahun lalu yang membocorkan produk Fore Cosmetics sehingga membuat keluarga Pak Oh hancur. Ibu Baek merasa terkejut namun Ibu Jo terus memohon hingga akhirnya keluarga Pak Oh memaafkannya. Sementara antek Chen memasukkan virus atau menanamkan pelacak di handphone Nam-joon saat Nam-joon tertidur lelap di ruangannya.


Esok harinya, ibu Jo memberikan saham kepada Aura kemudian Ibu Jo pergi ke ruangan Nam-joon dimana Nam-joon akan menjalani operasi. Namun Nam-joon yang tersadar mengingat ucapan Kakek Park dan meminta Ibu Jo agar memberinya waktu membereskan kasus penembakan. Nam-joon menghubungi Soo-ho bahwa ada bukti yang tertinggal di house gapyeong. Soo-ho menerima telepon saat bersama dengan Kakek Park, San-ha, Pak Park dan Sung-dal. Kakek Park mulai berbicara dan meminta Sung-dal untuk segera menuju house gapyeong.


Chen mendengar pembicaraan Nam-joon dengan Soo-ho melalui penyadapannya. Chen memasuki house gapyeong dengan anteknya dimana mereka mencari rekaman tersebut. Chen menemukan jam yang berisikan rekaman. Sung-dal, Nam-joon dan Ibu Jo datang berusaha menghentikan Chen. Namun Sung-dal dan Nam-joon menerima pukulan sehingga Chen dan lainnya pergi.


Ketika mereka pergi, Nam-joon berbicara dengan Ibu Jo dan Sung-dal bahwa Chen mengambil rekaman yang salah sebab rekaman itu merupakan kamera yang telah direncanakan oleh dia dan Soo-ho. Nam-joon kemudian mengambil tongkat Kakek park yang ada di ruangan lalu menunjukkan rekaman yang asli yang berada di tongkat tersebut.


Sementara di kantor Aura, rapat pemegang saham siap dilaksanakan. Soo-ho menerima telepon dari Nam-joon dimana Nam-joon mengatakan bahwa dia telah mendapatkan video yang asli dan dia akan mengirimnya. Sebelum Nam-joon menutup teleponnya, Nam-joon meminta maaf kepada Soo-ho atas semua berbagai hal buruk yang pernah dilakukan kepadanya. (Sepertinya ada tanda-tanda Nam-joon meninggal nih guys !!). Baca juga: Left-Handed Wife Episode 103 End.

Loading...