Minggu, 13 Oktober 2019

Sinopsis Left-Handed Wife Episode 42



Do-kyung dan San-ha kemudian bertanya mengenai dokter Hatta atau memilik nama Song Jong-ki. Kepala panti tidak ingat namun dia melihatkan foto anak-anak panti. Mereka melihat foto Jong-ki dengan Nam-joon kecil. Segera mereka menyadari bahwa selama ini Esther dan Nam-joon bekerja sama dan saling mengenal sudah lama serta yang mengubah wajah Soo-ho adalah Joong-ki. Mereka berjalan pulang ke rumah setelah Do-kyung menerima telepon untuk pulang sebab nenek Chun pingsan. Di saat itu mereka melihat di depan rumah, Esther bersama dengan dengan Nam-joon. Do-kyung mengatakan kepada San-ha untuk tidak gegabah dan mencari lebih jauh informasi mengenai mereka.


Do-kyung menghampiri nenek Chun yang mengatakan kepada Do-kyung bahwa sepupunya telah meninggal. Pak Park menyebutkan bahwa di di rumah abu tanpa keluarga. Pak Park terpaksa tidak menyebutkan namanya sebab sebelumnya Ibu Jo memohon kepada Pak Park untuk tidak memberi tahu keluarga anak yang dicari adalah Soo-ho. Nam-joon merasa curiga mengapa mereka menyembunyikan fakta tersebut. Joong-ki datang dan Do-kyung ingin berbicara dengannya. Tetapi Joong-ki kemudian berdalih mengenai operasi 5 tahun lalu.


Joong-ki menemui Nam-joon mengenai bahwa Do-kyung kini mulai terus mengejarnya. Sementara San-ha memberi tahu ayahnya informasi bahwa Nam-joon dan Esther satu panti dulunya dan tidak lama San-ha menerima pesan dari Do-kyung bahwa dokter Joong-ki menyangkal dia melakukan operasi 5 tahun lalu.


Di kediaman Park, Ibu Jo kehilangan mutiara yang sangat berharga untuknya dan bertanya kepada Esther dan Do-kyung mengenai ini. Esther mempengaruhi Ibu Jo mungkin Joong-ki yang mengambilnya. Ibu Jo menghampiri Joong-ki yang sedang bersama dengan Kakek Park. Ibu Jo menuduh Joong-ki mengambil kalungnya dan menjelaskan kepada keluarga lain bahwa Joong-ki dokter gadungan setelah lisensinya 10 tahun lalu dicabut karena malpraktek. Segera Polisi datang setelah dihubungi Ibu Jo dan memeriksa tas Joong-ki yang berisikan oksikodon dan asetaminofen yang merupakan obat terlarang. Sehingga Joong-ki dibawa polisi namun dia berjanji membuat perhitungan kepada Nam-joon.


Pak Nam-joon menghubungi Esther bahwa dia tahu Esther mengambil kalung tersebut. Esther lalu mengatakan yang terpenting Joong-ki pergi dari rumah Park. Do-kyung dan San-ha menuju kantor polisi menanyakan kepada Joong-ki apakah benar dia yang telah merubah wajah Soo-ho menjadi Do-kyung. Joong-ki mengatakan bebaskan dia lebih dulu. Mereka berdua kemudian mendengar Joong-ki akan mengirim bukti operasi wajah Soo-ho. Segera San-ha secara diam-diam masuk ke ruangan dan membuka berkas tersebut dan terkejut melihat foto Do-kyung dan Soo-ho berada di meja operasi.


Nam-joon menerima telepon dari Joong-ki bahwa dia telah mengirim berkas yang akan membuatnya terkejut. Segera Nam-joon kembali ke ruangan dimana San-ha telah merapihkan kembali meja Nam-joon dan menjelaskan bahwa dia hanya ingin mengundangnya untuk makan siang. San-ha kemudian keluar, Nam-joon melihat kiriman Joong-ki dan terkejut melihat foto tersebut.


Nam-joon merasa San-ha telah melihat dan segera meninggalkan ruangan menghampiri San-ha yang berjalan di koridor untuk mengajak makan siang. Namun Do-kyung datang menarik San-ha untuk mengurus pekerjaan yang dimintanya sehingga San-ha terhindar dari Nam-joon. Di ruangan tertutup, San-ha menunjukkan gambar yang telah difotonnya menunjukkan kepada Do-kyung dan membuat Do-kyung terkejut. (Baca juga: Left-Handed Wife Episode 43)

Loading...