Sinopsis Left-Handed Wife Episode 95

Diposting pada

San-ha memberikan tabung
lukisan kepada Sung-dal untuk diberikan kepada Esther. Di gallery, Sung-dal
tiba dengan berpura-pura membawa karangan bunga dengan tabung lukisan ditaruh
dibelakang. Ibu Jo melihat  karangang
bunga tersebut dari jauh dan marah bunga tersebut di letakkan di ruangan
tersebut dan berusaha menghampirinya. Namun Esther segera mencegah Ibu Jo
mengatakan bahwa karangan bunga tersebut milik dewan nasional untuk
menghargainnya dia meletakkannya disana. Ibu Jo lalu mengatakan saat pameran
untuk sebisa mungkin menutup karangan tersebut.


Ibu Jo bergegas melihat
koleksi perhiasan yang dipamerkan, sementara Esther menghampiri Sung-dal dan
meminta Sung-dal untuk meletakkannya di ruang kerja bawah tanah. San-ha tiba
bersama dengan Hae-chul berada di ruang tunggu dan Ha-young menuju kamar mandi.
Di saat itu Hae-chul ingin melukis dan Hae-chul tidak sengaja mengotori pakaian
San-ha. San-ha menuju kamar mandi dan dihampiri oleh Esther yang telah mengetahui
San-ha telah sadar dan meminta maaf atas perbuatannya selama ini. Esther
kemudian pergi dan San-ha dikejutkan oleh kehadiran Ha-young yang telah
mendengar pembicaraan mereka.


Nam-joon datang menghampiri
Hae-chul dan segera Ibu Jo menemuinya. Nam-joon membawa ibunya pergi sebab
acara segera dimulai. Sementara Esther sibuk menggantikan lukisan yang akan
dipamerkan. Esther menutupinya dengan tirai dan dia dihampiri oleh Ibu Jo yang
ingin melihat lukisannya sebab Esther selalu ceroboh dalam bekerja. Ibu Jo
memegang tirai ingin membukanya namun seketika asisten Ibu Jo mengatakan lampu
tempat pameran perhiasan telah mati. Segera Ibu Jo menuju ke ruangan tersebut.
Ini ternyata perbuatan Soo-ho yang mematikan lampunya.


Flash back, Esther mengatakan
kepada Soo-ho bahwa setiap 10 menit sebelum acara dia selalu memeriksa benda
atau lukisan yang akan dipamerkan. Soo-ho meminta kepada Esther untuk memasang
lukisan terakhir mendekati akhir dan dia akan berusaha untuk menghentikan Ibu
Jo untuk melihat lukisan tersebut. Di kamar mandi, Ha-young mengetahui bahwa
San-ha telah sadar. San-ha mengakui itu dan dia telah mempersiapkan balas
dendam kepada mereka. Ha-young mulai menyadari dan bersiap untuk pergi ke
gallery namun San-ha berusaha untuk menghentikannya.


Di luar kamar mandi, San-ha
dan Ha-young bertengkar dan Seul-ha, Ibu Baek dan Pak Oh melihat Ha-young menyakiti
San-ha sehingga membuat Seul-ha dan Ibu Baek marah dan Ibu Baek menarik rambut
Ha-young. Segera antek Ha-young datang dan Ha-young berhasil lolos dan San-ha
berusaha menghentikan Ha-young dan mengatakan kepada ibunya bahwa dia telah
sadar dan dia akan memberi tahunya nanti.


Di aula pameran, para
pengunjung datang. Ibu Jo dan Nam-joon membelakangi lukisan. Ibu Jo menunjukkan
seniman lukisan baby yaitu Park Hae-chul yang mengejutkan para tamu yang hadir.
Segera asistennya membuka tirai dan para pengunjung semakin terkejut sebab
lukisan yang menggambarkan proses pembunuhan yang terjadi pada Yun-ah oleh Ibu
Jo. Ibu Jo menoleh ke belakang ke arah lukisan dan merasa terkejut dengan
lukisan yang telah diganti.


Flash back, Ibu Jo sedang
berada di butik dimana dia membeli syal yang telah dikotak dengan kertas memo
di dalamnya. Di saat itu dia dihubungi bahwa Pak Park mabuk. Segera Ibu Jo
membawa mobilnya dan melihat Pak Park masuk ke mobil dan Ibu Jo mengikutinya.
Park Park masuk ke kediaman keluarga Hae-chul . Terjadi kontak antara Pak Park
dengan Yun-ah yang memegang sendok lukisan sementara Hae-chul menderita autis
bersembunyi di dekat lemari. Yun-ah tertusuk dengan benda tersebut segera Pak
Park pergi karena takut.


Ibu Jo masuk berusaha untuk
mengambil bayi (Soo-ho) namun ditahan oleh Yun-ah yang sadar. Ibu Baek
mendorongnya dan Yun-ah terjatuh. Yun-ah berusaha berdiri dan kembali menahan
Ibu Baek tetapi Ibu Baek mendorongnya kembali sehingga kepala Yun-ah terbentur
yang membuatnya meninggal. Ibu Baek mengambil manik-manik kancing Pak Park yang
ditemukan di lantai dan juga bayi. Bayi (Soo-ho) dimasukkan ke dalam kotak lalu
meninggalkannya di jalan.


Waktu sekarang, Ibu Jo shock
dan dia berdiri dari kuris rodanya berjalan ke arah lukisan sehingga membuat
semua orang mengetahui kebohongan dari Ibu Jo yang ternyata selama ini bisa
berjalan. Soo-ho menjelaskan kepada para tamu yang hadir bahwa ibu Jo  yang telah membunuh ibunya. Ibu Jo dan
Nam-joon segera pergi namun saat diluar mereka diserang oleh pemburu berita
yang menyerangnya. Tidak lama Chen dan pasukannya datang membawa mereka pergi.


Nenek Chun mengatakan kepada
Hae-chul bahwa dia sekarang harus tinggal bersamanya dan hidup damai bersama
mereka. Sementara itu San-ha dipeluk oleh keluarganya dan mereka menangis
terharu. Di kediaman Ha-young, Nam-joon dan Ibu Jo diawasi Chen dan anteknya.
Ha-young mengatakan kepada mereka bahwa mereka telah dikhianati dan ditipu oleh
San-ha. Keluarga Park dan keluarga Pak Oh kembali ke rumah mereka berkumpul
bersama dengan Gun dan No-ah. (Baca
juga: Left-Handed Wife Episode 96)

Tinggalkan Balasan