Sinopsis Lengkap Film Motherless Brooklyn (2019)

Diposting pada

Motherless Brooklyn (2019)

Rilis
01 November 2019
Negara
Amerika Serikat
Bahasa
Inggris
Sutradara
Edward Norton
Produser
Gigi Pritzker
Pemeran
Edward Norton, Cherry Jones, Bruce
Willis, Alec Baldwin, Gugu Mbatha-Raw, Willem Dafoe, Bobby Cannavale
Sinematografi
Dick Pope
Music
Daniel Pemberton
Distributor
Warner Bros. Pictures

Plot Motherless Brooklyn


1950-an di New York City, Lionel Essrog (Edward Norton)
bekerja di agent detektif dengan Gilbert Coney (Ethan Suplee), Tony Vermonte
(Bobby Cannavale) dan Danny Fantl (Dallas Roberts). Bos mereka yaitu Frank
Minna (Bruce Willis) menyelematkan mereka ketika anak-anak dari panti asuhan
kejam. Dijuluki “Motherless Brooklyn” oleh Frank, Lionel mempunyai
sindrom Tourette.

Mengerjakan kasus, Frank meminta Gilbert dan Lionel membayangi
dirinya ke rapat. Lionel mendengarkan melalui telepon saat Frank memberikan
dokumen mengancam kesepakatan bisnis terhadap William Lieberman, Lou dan juga
antek mereka yang besar. Frank berusaha menegosiasikan harga tinggi, para pria
memaksanya membawa mereka ke aslinnya. Gilbert dan Lionel mengikuti mobil
mereka, tiba saat Frank tertembak.

Mereka membawa menuju rumah sakit namun Frank meninggal.
Janda Frank, Julia meninggalkan Tony bertanggung jawab terhadap kantor
tersebut. Lionel mengenakan topi dan mantel Frank, dan kotak korek api disaku
Frank membawa Lionel menuju bar Afrika-Amerika. Dia menyadari temuan Frank
melibatkan Laura Rose, yang bekerja untuk Gabby Horwitz melawan gentrifikasi,
lingkungan miskin dan juga minoritas dibeli serta dihancurkan, memaksa penduduk
mereka.

Lionel pergi menuju pertemuan dewan kota dimana Moses
Randolph tokoh yang meniru tokoh sejarah Robert Moses, yang bertanggung jawab
terhadap pengembangan kota, disalahkan sebab gentrifikasi. Mencuri kredensial
wartawan, Lionel berbicara terhadap Paul, yang mengamuk melawan Moses di
pertemuan tersebut. Lionel membawa Laura menuju klub yang diselidiki Frank,
dimana ayahnya Billy berasumsi Lionel salah satu anak buah Moses, membuatnya
dipukuli hingga pingsan.

Lionel diselamatkan pemain terompet, dan mendapati Paul
merupakan saudara dan insinyur Moses. Dia menyadari Lieberman menerima suap
dibanyak kesepakatan perumahan dan program relokasi perumahan merupakan penipuan.
Paul memberi Moses rencana renovasi besar memperbaiki kota. Billy memanggil
Lionel, meminta maaaf terhadap serangan tersebut dan menawarkan bertemu dengan
informasi, namun Lionel tiba mendapati Billy dibunuh, kematiannya dimanipulasi
sebagai bunuh diri.

Menginap malam bersama Laura, Lionel mengakui identitas aslinya
dan dia meyakini dia berbahaya. Menemukan foto pertemuan Paul dan Billy, Lionel
berhadapan Laura, yang menjelaskan bahwa “Uncle” Paul-nya merupakan
ayah kandungnya. Paul menyangkal hal tersebut terhadap Lionel, menjelaskan
bahwa Frank dan Billy berencana mendapati lebih banyak uang dari preman
Randolph, melawan protes Paul.

Dia memohon Lionel menemukan bukti. Lionel dibawa menuju
Moses yang mengundangnya bergabung bersama timnya dan berhenti mengintip. Di
dalam topi Frank, Lionel mendapati kunci loker penyimpanan station Penssylvania
berisi akta properti dan kelahiran Laura yang menjelaskan Moses merupakan
ayahnya. Lionel memberikan kunci terhadap Paul dan bertemu Tony yang telah
bekerja mengawasi Randolph.

Tony mengakui dia telah tidur dengan Julia, memberi tahu
Lionel mengambil kesepakatan Moses sebab Laura akan dibunuh. Lionel berlari
menyelamatkan Laura, menghentikannya sebelum dia memasuki apartemennya, mereka
kabur. Laura mengetuk antek besar tersebut dari pintu darurat, Lou memojokkan
mereka dengan pistol namun dipukul dikepala oleh pemain trompet, mendorong
Laura keluar kota.

Lionel bertemu Moses, yang menjelaskan dia memperkosa Ibu
Laura, salah satu karyawannya, sebagai gantinya, Paul pun menandatangani akta
Kelahiran, namun pengungkapan rahasia tersebut mengancam Moses. Lionel
memperingatkan Moses untuk meninggalkan Laura sendirian atau dia akan
melepaskan informasi tersebut. Dia memberi tahu Moses, Lieberman sedang bersiap
dan meminta agar saat Moses membunuh Lieberman, utnuk memberitahunya hal tersebut
untuk Frank.

Moses memberi tahu Lionel guna memberi tahu Paul rencananya
yang luar biasa untuk kota akan dilanjutkan. Esok hari, Moses menyangkal
rencana Paul sebab dendam, Lionel mengirimkan informasi terhadap reporter yang
kredensial yang dia curi. Lionel drive menuju properti Frank meninggalkannya
dalam akta, dimana Laura sedang menunggu.

Tinggalkan Balasan