Sinopsis Lengkap Psychopath Diary Episode 3 part 2

Diposting pada

Dong-sik pergi ke kafe
tersebut dan memasuki ruangan  yang penuh
dengan alat peraga. Dong-sik mempraktekkan cara membunuh terhadap mannequin yang
ada di dalam ruangan. Pemilik kafe melihat ini melalui cctv. Dia menuju ruangan
Dong-sik dan mulai merasa takut menganggap Dong-sik aneh atau psycho. Pemilik
kafe menghubungi polisi dan segera Tae-soo dan Bo-kyung datang dan dia
memperhatikan CCTV. Tae-soo beranggapan Dong-sik melampiaskan stresnya karena
masalah di kantor.


Dong-sik terkejut saat
Bo-kyung dan Tae-soo memasuki ruangannya. Bo-kyung memaklumi Dong-sik bahwa dia
membenci bosnya sehingga dia ingin membunuhnya dan menganggap mannequin tersebut
adalah bosnya. Bahkan Bo-kyung justru memperagakan cara membunuh bosnya dengan
menendangnya hingga tersungkur lalu menendang bagian vitalnya. Sehingga membuat
Dong-sik dan Taek-soo merasa ngilu. Saat berada di luar kafe, Dong-sik
mengatakan kepada Bo-kyung bahwa “Tapi
yang sangat menakutkan mungkin pembunuhan sebagai bentuk seni. Seperti seniman,
mereka mungkin menggunakan pembunuhan sebagai caramengekspresikan pesan atau
pun keinginan tertentu. Untuk melakukan itu, mereka mungkin teliti dalam
memilih target, tempat dan juga metode untuk setiap pembunuhan.”
Bo-kyung
mulai ketakutan dengan ucapan Dong-sik. Namun segera Dong-sik hanya mengatakan
itu yang kulihat dalam film.


Bo-kyung menemui Ibu Min-seok
pemilik kedai untuk mencari tahu kematian Min-seok anaknya yang dianggap bunuh
diri. Akhirnya Ibu Min-seok mau terbuka dan meyakini bahwa anaknya tidak
mungkin bunuh diri. Ibu Min-seok memberikan surat-surat dari Min-seok. Bo-kyung
kemudian bertanya kepada Ibu Min-seok apakah 
ada darah atau bekas luka di jari Min-seok. Ibu Min-seok mengatkana
patalogi mengira dia menusuk dirinya dengan jarum. Bo-kyung mulai curiga dan
mengaitkan pembunuhan Nenek Park Mal-soon dan tunawisma Myeong-guk.


Pagi hari di kantor, Dong-sik dihampiri
oleh In-woo di dalam lift. In-woo menawarkan Dong-sik untuk bekerja sama
dengannya untuk menghancurkan Ji-hoon. In-woo mengancam Dong-sik jika dia
mengacaukan dia akan memperingatkan Dong-sik sambil memegang dada Dong-sik.
Dong-sik marah dan menarik tangannya dan mengatakan “jangan menyentuhku
karena itu akan menyakitimu.”. Dong-sik keluar dari lift dan In-woo merasa
sangat merah.


Malam hari di kantor, Jae-ho
dengan sengaja menumpahkan kopi dibaju Dong-sik. Dong-sik pergi ke kamar mandi
untuk membersihkannya. Ketika dia kembali dia dituduh telah Chan-seok dan
Jae-ho bahwa dia telah bersikap cabul terhadap Mi-joo dengan memfoto bagian
belakang Mi-joo. Di hari sebelumnya Mi-joo sebenarnya telah mendapat ancaman
dari Ji-hun dan saat Dong-sik ke kamar mandi, Chan-seok memaksa Mi-joo untuk
memamerkan bagian belakangnya yang kemudian Chan-seok mengambil foto dengan
handphone milik Dong-sik.


Dong-sik melawan Chan-seok
lalu pergi dan mengatakan bahwa Ji-hun sengaja memanfaatkan wanita untuk
menjatuhkannya. Sementara itu Bo-kyung menemui detektif Ryu Jae-jun yang
menunjukkan kepada Bo-kyung bahwa si pembunuh selalu meninggalkan jejak cap
jari tanpa diketahui mereka. Dimana Bo-kyung ditunjukkan oleh Jae-jun cap jari
yang menempel di kertas memanfaatkan X-ray. Bo-kyung kemudian mengatakan bahwa
hal ini sama seperti pembunuhan sebelumnya terhadap Nenek Park Mal-soon yang
meninggalkan sidik jari.


Sementara itu Dong-sik
melakukan siasat dengan menuju sebuah klub untuk menculik Ji-hun. Dimana Ji-hun
dibawa ke sebuah bangunan namun Dong-sik tidak menyadari bahwa dia telah
diikuti oleh In-woo. Dong-sik menggantung Ji-hun dengan kondisi wajah tertutup.
Sementara Dong-sik memakai masker menutupi wajahnya untuk bersiap menghakimi
Ji-hoon. (Baca juga: Psychopath DiaryEpisode 4 part 1).

Tinggalkan Balasan