Sinopsis Lengkap Film Me Before You (2016)

Diposting pada

Me Before You (2016)

Rilis
23
Mei 2016
Negara
Amerika
Serikat
Bahasa
Inggris
Sutradara
Thea
Sharrock
Produser
Alison
Owen
Pemeran
Emilia
Clarke, Charles Dance, Sam Clafflin, Janet McTeer, Jenna Coleman, Matthew Lewis
Sinematografi
Remi
Adefarasin
Music
Craig
Armstrong
Distributor
Warner
Bros. Pictures

Plot Me Before You


Will Traynor bankir sukses dan
pria aktif mempunyai hubungan baik terhadap kekasihnya Alicia. Suatu pagi saat
mereka berada di tempat tidur, Will menerima telepon menjelaskan kepadanya
memulai bekerja. Sambil berjalan menuju kantor, dia berbicara di telepon dan
tidak sengaja berjalan dihadapan sepeda motor.

Akibat kecelakaan tersebut,
Will lumpuh dari leher hingga kebawah dan terikat permanen ke kursi roda.
Alicia putus dengannya 3 bulan berikutnya sebab dia bosan dia mendorongnya
pergi. 2 tahun berikutnya, Louisa Clark wanita bahagia dan ramah tinggal
bersama dan mendukung keluarga kelas pekerja. Usai kehilangan pekerjaan di
kafe, dia dipekerjakan pendamping Will Traynor.

Louisa tidak mempunyai
pengalaman, namun Ibu Will meyakini kepribadian cerianya akan membantu
mengangkat semangat dirinya. Hanya akan menghabiskan waktu bersama perawatnya
Nathan yang tahu dia tidak akan pernah mendapati kembali penggunaan tubuhnya
sebab kerusakan sumsum tulang belakangnya. Nathan membantunya segala hal
bersifat fisik.

Sinis dan tertekan sebab dia
tidak mampu hidup aktif, Will bereaksi dingin pada sikap Louisa dan
memperlakukannya dengan jijik. 2 minggu kemudian, Will mendapati kunjungan dari
mantan sahabatnya Alicia dan Rupert yang menjelaskan mereka bertunangan. Will
mampu menghancurkan semua foto di meja riasnya dengan amarah, yang berusaha
diperbaiki Louisa di hari selanjutnya, yang mengakibatkan pertengkaran verbal
di antara keduanya.

Esok hari, Will meminta Louisa
menyaksikan film dengan subtitle dengannya dan dia pun menerima. Keduanya
terikat dan akhirnya menjadi teman. Will dan Louisa berbicara setiap hari, dia
memahami bahwa dia berbudaya dan duniawi serta telah melakukan perjalanan yang
luas. Will mendesak Louisa memperluas wawasannya dan menjelaskan kepadanya bahwa
itu merupakan tanggung jawabnya menjalani hidupnya semaksimal mungkin.

Nathan merawat Will, Louisa
memperhatikan pergelangan tangan Will yang terluka disebabkan usaha bunuh diri.
Beberapa saat itu, Louisa sengaja mendengar pertengkaran orang tua Will, dia
mengetahui bahwa Will memberi orang tuanya 6 bulan sebelum check-in menuju
Dignitas di Swiss untuk bantuan bunuh diri. Will menolak menerima hidup dengan
cacat yang memerlukan ketergantungan, rasa sakit dan juga penderitaan tanpa
harapan pemulihan diri lamanya.

Louisa selanjutnya mengubah
pikirannya. Dia mengatur berbagai perjalanan serta petualangan untuk
menunjukkan Will bahwa hidup layak dijalani. Will bertahap menjadi komunikatif
dan terbuka pada rencananya. Will, Louisa dan Nathan menghadiri balap kuda.
Louisa menggerakkan Will menghadiri konser Mozart. Will memutuskan menghadiri
pernikahan Alicia dan meminta Louisa menemaninya.

Di pesta pernikahan, Will dan
Louisa menikmati menyinggung para tamu. Louisa memahami dari Ibu Baptis
pengantin wanita, dia menganggap Will sebagai salah satu yang lolos dari
Alicia. Will bergabung bersama keluarga Louisa makan malam di hari ulang
tahunnya, dimana mereka mengetahui ayah Louisa kehilangan pekerjaannya di dalam
pembelian barang bawaan kebetulan telah diselenggarakan rekan muda Will.

Tidak lama ayah Louisa
ditawari kepala pekerjaan pemeliharan di Stortfold Castle, merupakan milik
keluarga Will, Louisa menyadari Will berusaha membantunya mengamankan
kebebasannya dari keluarganya. Perlahan mereka mengembangkan perasaan kuat satu
sama lain, membuat Patrick cemburu dan mengakibatkan masalah dalam hubungan
lama Louisa, pada akhirnya mengarah terhadap perpisahan mereka.

Perjalanan mewah menuju Pulau
Mauritius bersama, dilakukan usai pertarungan lain terhadap pneumonia dan
melalui bantuan dari Nathan, Will memberi tahu Louisa, dia masih berniat
menindaklanjuti dengan Euthanasia. Dia memintanya menemaninya ke Swiss
menemaninya melalui saat-saat terakhir. Patah hati, Louisa memberi tahu orang
tua Will setibanya di London, dia akan segera berhenti dan kembali menuju
rumahnya dengan bus. Dia tidak berbicara terhadap Will di hari berikutnya. Di
rumah, ayah Louisa meyakinkannya pergi ke Will.

Dia mengetahui dia telah pergi
menuju Swiss, sehingga Louisa memutuskan pergi ke Swiss sendiri. Beberapa
minggu usai kematian Will, duduk di kafe favoritnya di Paris, dia membaca ulang
surat ditinggalkan Will untuknya. Di dalamnya, dia mendorongnya mencari toko
parfum tertentu dan di akhir surat tertulis ” Just Live”. Will telah
meninggalkan cukup uang untuk mewujudkan mimpi Alicia.

Tinggalkan Balasan