Kamis, 07 November 2019

Sinopsis Lengkap Film Me Before You (2016)


Me Before You (2016)

Rilis
23 Mei 2016
Negara
Amerika Serikat
Bahasa
Inggris
Sutradara
Thea Sharrock
Produser
Alison Owen
Pemeran
Emilia Clarke, Charles Dance, Sam Clafflin, Janet McTeer, Jenna Coleman, Matthew Lewis
Sinematografi
Remi Adefarasin
Music
Craig Armstrong
Distributor
Warner Bros. Pictures

Plot Me Before You



Will Traynor bankir sukses dan pria aktif mempunyai hubungan baik terhadap kekasihnya Alicia. Suatu pagi saat mereka berada di tempat tidur, Will menerima telepon menjelaskan kepadanya memulai bekerja. Sambil berjalan menuju kantor, dia berbicara di telepon dan tidak sengaja berjalan dihadapan sepeda motor.

Akibat kecelakaan tersebut, Will lumpuh dari leher hingga kebawah dan terikat permanen ke kursi roda. Alicia putus dengannya 3 bulan berikutnya sebab dia bosan dia mendorongnya pergi. 2 tahun berikutnya, Louisa Clark wanita bahagia dan ramah tinggal bersama dan mendukung keluarga kelas pekerja. Usai kehilangan pekerjaan di kafe, dia dipekerjakan pendamping Will Traynor.

Louisa tidak mempunyai pengalaman, namun Ibu Will meyakini kepribadian cerianya akan membantu mengangkat semangat dirinya. Hanya akan menghabiskan waktu bersama perawatnya Nathan yang tahu dia tidak akan pernah mendapati kembali penggunaan tubuhnya sebab kerusakan sumsum tulang belakangnya. Nathan membantunya segala hal bersifat fisik.

Sinis dan tertekan sebab dia tidak mampu hidup aktif, Will bereaksi dingin pada sikap Louisa dan memperlakukannya dengan jijik. 2 minggu kemudian, Will mendapati kunjungan dari mantan sahabatnya Alicia dan Rupert yang menjelaskan mereka bertunangan. Will mampu menghancurkan semua foto di meja riasnya dengan amarah, yang berusaha diperbaiki Louisa di hari selanjutnya, yang mengakibatkan pertengkaran verbal di antara keduanya.

Esok hari, Will meminta Louisa menyaksikan film dengan subtitle dengannya dan dia pun menerima. Keduanya terikat dan akhirnya menjadi teman. Will dan Louisa berbicara setiap hari, dia memahami bahwa dia berbudaya dan duniawi serta telah melakukan perjalanan yang luas. Will mendesak Louisa memperluas wawasannya dan menjelaskan kepadanya bahwa itu merupakan tanggung jawabnya menjalani hidupnya semaksimal mungkin.

Nathan merawat Will, Louisa memperhatikan pergelangan tangan Will yang terluka disebabkan usaha bunuh diri. Beberapa saat itu, Louisa sengaja mendengar pertengkaran orang tua Will, dia mengetahui bahwa Will memberi orang tuanya 6 bulan sebelum check-in menuju Dignitas di Swiss untuk bantuan bunuh diri. Will menolak menerima hidup dengan cacat yang memerlukan ketergantungan, rasa sakit dan juga penderitaan tanpa harapan pemulihan diri lamanya.

Louisa selanjutnya mengubah pikirannya. Dia mengatur berbagai perjalanan serta petualangan untuk menunjukkan Will bahwa hidup layak dijalani. Will bertahap menjadi komunikatif dan terbuka pada rencananya. Will, Louisa dan Nathan menghadiri balap kuda. Louisa menggerakkan Will menghadiri konser Mozart. Will memutuskan menghadiri pernikahan Alicia dan meminta Louisa menemaninya.

Di pesta pernikahan, Will dan Louisa menikmati menyinggung para tamu. Louisa memahami dari Ibu Baptis pengantin wanita, dia menganggap Will sebagai salah satu yang lolos dari Alicia. Will bergabung bersama keluarga Louisa makan malam di hari ulang tahunnya, dimana mereka mengetahui ayah Louisa kehilangan pekerjaannya di dalam pembelian barang bawaan kebetulan telah diselenggarakan rekan muda Will.

Tidak lama ayah Louisa ditawari kepala pekerjaan pemeliharan di Stortfold Castle, merupakan milik keluarga Will, Louisa menyadari Will berusaha membantunya mengamankan kebebasannya dari keluarganya. Perlahan mereka mengembangkan perasaan kuat satu sama lain, membuat Patrick cemburu dan mengakibatkan masalah dalam hubungan lama Louisa, pada akhirnya mengarah terhadap perpisahan mereka.

Perjalanan mewah menuju Pulau Mauritius bersama, dilakukan usai pertarungan lain terhadap pneumonia dan melalui bantuan dari Nathan, Will memberi tahu Louisa, dia masih berniat menindaklanjuti dengan Euthanasia. Dia memintanya menemaninya ke Swiss menemaninya melalui saat-saat terakhir. Patah hati, Louisa memberi tahu orang tua Will setibanya di London, dia akan segera berhenti dan kembali menuju rumahnya dengan bus. Dia tidak berbicara terhadap Will di hari berikutnya. Di rumah, ayah Louisa meyakinkannya pergi ke Will.

Dia mengetahui dia telah pergi menuju Swiss, sehingga Louisa memutuskan pergi ke Swiss sendiri. Beberapa minggu usai kematian Will, duduk di kafe favoritnya di Paris, dia membaca ulang surat ditinggalkan Will untuknya. Di dalamnya, dia mendorongnya mencari toko parfum tertentu dan di akhir surat tertulis " Just Live". Will telah meninggalkan cukup uang untuk mewujudkan mimpi Alicia.

Loading...