Sinopsis Lengkap Psychopath Diary Episode 4 part 2

Diposting pada


Jae-ho mengatakan kepada In-woo dan karyawan lain untuk
merayakan makan malam bersama untuk menyambut In-woo. Namun In-woo mengatakan
jangan jadikan makan malam untuk penyambutannya namun sebagai gantinya
merayakan promosi Dong-sik menjadi asisten manager yang membuat Dong-sik dan
lainnya terkejut.  Ketika makan malam,
Dong-sik terus memikirkan mengapa dia tidak bisa membunuh Ji-hun.


Dong-sik keluar dari ruangan, dia dihampiri In-woo dengan
mengatakan bahwa dia mengerti Dong-sik dan juga bahwa mereka memiliki kesamaan
dan berbeda dengan orang lain. In-woo sebelum pergi, mengatakan kepada Dong-sik
untuk mengosongkan waktunya besok malam untuk berjalan bersama dengannya jika
tidak dia mengancam akan membunuhnya dengan ucapan nada bercanda.


Saat menunggu taxi, Dong-sik dihampiri Jae-ho yang membahas
bahwa Dong-sik sebelum insomnia menuliskan surat bunuh diri. Dong-sik terkejut
dan mengatakan kepada Jae-ho apa isi surat tersebut, Ja-ho berkata “kamu
menulis bahwa hidup itu sulit dan juga kamu ingin mati”. Segera Jae-ho
bergegas pergi ketika taxi datang.


Pagi harinya, Bo-kyung pergi ke restaurant Republik Daging
Pak Yook milik ayah Dong-sik. Bo-kyung bertanya kepada orang tua Dong-sik
apakah seorang tunawisma pernah datang ke restaurantnya namun merekan
mengatakan tidak pernah. Seketika Pak Yook mengatakan bahwa pernah ada 3
gangster datang ke restaurant mereka dan Dong-sik sanggup menghadapi mereka.
Ini membuat Bo-kyung merasa terkejut.


Pak Yook mengatakan kepada Bo-kyung bahwa Dong-sik nampak
lembut namun di dalam hatinya terdapat jiwa yang buas. Tidak lama rekan kerja
Dong-sik datang yaitu Jeong-ah, Seok-hyun dan Mi-joo untuk makan siang.
Bo-kyung bertanya mengenai fakta Dong-sik yang sanggup menghadapi gangster.
Segera mereka memberi tahu sifat Dong-sik belakangan ini. Di rumah, Bo-kyung
mulai menyelidiki kasus pembunuhan berantai dan mulai mencurigai Dong-sik.


Dong-sik berjalan di luar memikirkan mengapa dia menulis
surat bunuh diri dan tidak menuliskannya di diary.  Tidak lama Dong-sik dihubungi Bo-kyung
mengajaknya untuk bertemu namun Dong-sik mengatakan bahwa dia tidak bisa sebab
tidak sehat. Dong-sik bertemu dengan Chil-sung. Dimana Chil-sung ketakutan
melihat Dong-sik. Hal ini dlihat oleh Bo-kyung dari kejauhan. Bo-kyung kemudian
mengikuti Dong-sik yang masuk ke kamar mandi tempat dimana tunawisma Myeong-guk
diserang sebelum kematiannya.


Dong-sik yang mengira dia pembunuh tunawisma Myeong-guk,
bingung di hari upaya pembunuhan Myeong-guk mengapa dia menulis surat bunuh
diri. Segera Dong-sik sepintas mengingat saat dia berdiri di atap gedung untuk
bunuh diri. Dong-sik segera merasa ketakutan keluar dari kamar mandi. Sementara
Bo-kyung masuk ke ke kamar mandi wanita takut ketahuan Dong-sik. Dong-sik yang
panik menghubungi Bo-kyung untuk bertemu sebab dia ingin bertanya sesuatu
kepadanya.


Bo-kyung menemui Dong-sik dimana Dong-sik bertanya apakah
diary yang diberikan olehnya merupakan milik dirinya. Bo-kyung mengatakan “kamu
menyimpannya dan mungkin itu milikmu”. Bo-kyung kemudian mengeluarkan handphone
miliknya menunjukkan foto tunawisma Myeong-guk dan bertanya “apakah kamu
mengenalinya” Dong-sik mulai panic dan mengatakan dia tidak tahu. Bo-kyung
bertanya “apakah kamu membawa buku diarymu?” Dong-sik kembali menjawab bahwa
dia tidak membawanya dan Bo-kyung meminta izin memeriksa tas Dong-sik. Dong-sik
semakin panic namun saat itu dia tertolong dengan In-woo menghubungi Dong-sik
untuk menemuinya. Segera Dong-sik pergi meninggalkan Bo-kyung.


Dong-sik menuju restaurant menemui In-woo. Dong-sik sempat
ditahan oleh para penjaga pintu masuk namun In-woo mengatakan bahwa Dong-sik
tamunya. In-woo memberi tahu Dong-sik bahwa ini merupakan tempat berkumpulnya
para relasi atau tempat para elit. Di saat yang sama, rupanya Bo-kyung telah
mengikuti Dong-sik tiba di restaurant. Bo-kyung hendak masuk namun ditahan oleh
penjaga restaurant. Namun pria bernama Yeong-min si mata keranjang mengatakan
kepada penjaga bahwa Bo-kyung adalah tamunya.


Yeong-min mengatakan kepada Bo-kyung ada 3 tipe orang yang
bisa masuk ke tempat tersebut yaitu Pekerja seks, reporter, dan gadis cantik
yang ingin memperbarui temannya. Bo-kyung mulai merasa risih dan disaat itu,
Yeong-min dipanggil oleh In-woo. Segera Yeong-min datang bergabung denga In-woo
dan temannya yang lain. Yeong-min dan temannya menghina Dong-sik dan
membicarakan mengenai Ji-hun mungkin diserang oleh psycho yang membuat Dong-sik
merasa risih. Dong-sik meminta izin kepada mereka pergi sebentar.


Dong-sik menemui bartender meminta minuman dan berpikir
mengenai kejadian saat dia tertabrak. Bo-kyung menghampiri Dong-sik dari
belakang berusaha mengambil diary yang ada ditas Dong-sik namun dia dihentikan
Yeong-min yang menariknya dengan mengatakan bahwa Bo-kyung adalah tipe ketiga.
Bo-kyung merasa risih dan segera waiter menghentikan Yeong-min. Yeong-min
merasa terhina dan menyiram minuman ke kepala si waiter. Bo-kyung merasa tidak
nyaman.


Namun Dong-sik yang mabuk meminta waiter pergi dan Bo-kyung
berusaha menghindar memalingkan wajahnya dari Dong-sik. Dong-sik berhadapan
dengan Yeong-min dia membisikkan di telinganya dengan mengatakan “Kamu
ingin tahu apa yang terjadi pada ji-hun?. Akulah pelakunya. Aku berniat
membunuhnya setelah bersenang-senang. Tapi dia menangis dan memohon kepadaku
untuk mengampuninya. Kamu ingin tahu mengapa aku melakukannya?  aku benci ketika orang bertingkah karena
berpikir mereka kuat. Maksudku pria sepertimu dan Ji-hun”.
 Segera Yeong-min menjadi ketakutan.


Dong-sik pergi duduk sendirian, dia dihampiri oleh In-woo
dengan mengatakan bahwa Yeong-min merupakan eksekutif di firma yang lebih besar
dari mereka. Sementara di luar, Yeong-min dihampiri oleh Bo-kyung dimana
Yeong-min meminta Bo-kyung pergi namun Bo-kyung menolak dan melumpuhkan
Yeong-min bertanya kepadanya apa yang telah diucapkan oleh Dong-sik terhadapnya
tadi.


In-woo berkata kepada Dong-sik bahwa mereka jenis orang yang
sama. In-woo melanjutkan dengan mengatakan “Aku tahu kamu belum merasakan hal yang
sama, begini aku punya hobi yang rahasia. Ketika aku melihat orang lemah dan
miskin, perutku sakit. Sebab itu aku ingin menyingkirkan mereka. Sama seperti
melumatkan seekor semut yang membawa sepotong roti dengan susah payah atau
membakar lalat capung yang terbang berputar-putar saat menjalani hari
terakhirnya”.
Dong-sik membalasnya dengan mengatakan “dahulu
aku juga merasakan hal yang sama. Namun aku kehilangan minatku. Begini, itu
juga membuatku terlihat menyedihkan.”


Dong-sik meminta izin untuk pergi sebab dia terlalu mabuk,
namun In-woo memintanya untuk berhenti dengan memegang tangannya dan kemudian
diary yang ada di tas Dong-sik terjatuh di lantai. In-woo terkejut seba itu
merupakan diary miliknya yang selama ini dia cari. Dia mengambilnya dengan
wajah penuh amarah. Sementara itu Yeong-min mengatakan kepada Bo-kyung bahwa
Dong-sik berucapa jika dia adalah seorang pembunuh yang mengejutkan Bo-kyung. Sementara
itu Dong-sik berusaha menarik diary yang dipegang oleh In-woo (Baca juga: Psychopath Diary Episode 5 part1)

2 komentar.

Tinggalkan Balasan