Selasa, 03 Desember 2019

Sinopsis Lengkap Vidya Episode 1



Vidya datang menuju kuil untuk berdoa. Pandit memintanya melantunkan mantra yang tepat dan juga melakukan Pariknama, apabila terjadi kesalahan dia tidak akan bertanggung Jawab. Vidya setuju, dia memintanya mengucapkan mantra usai dia. Dia melantunkan mantra dan melakukan Pariknama. Dia datang menuju dalam kuil berdoa ke Maiyya. Dia menjelaskan dirinya telah menjaga chadaya dan berdoa pada saat Pandit menjelaskan padanya "maafkan aku apabila ada yang salah, Kamu tahu hatiku dengan baik".

Dia berdoa berharap keinginannya terpenuhi. Dia mengatakan "aku sudah menuliskan keinginanku di surat tersebut". Dia perig keluar, beberapa orang di dalam prosesi. Bhajan bermain, orang-orang menari melempar warna. Tukang pos datang dimana Vidya berpikir mungkin surat datang untuknya. Keluarga Vidya berusaha mendapatkan posting. AR tukang pos menyambut Dharma dan juga duduk.
Dia menjelaskan itu surat kerja Vidya. Dharma setuju, wanita tersebut mendapati Chana dan air untuk tukang pos. Dharma menjelaskan dapatkan biskuit glukosa untuk tukang pos. Dia memintanya membawa teh. Pria tersebut memarahi tukang pos memintanya membaca surat tersebut. Tukang pos marah menjelaskan Vidya harus mengambil surat dari kantor pos sekarang.

Dharma menegur putranya yaitu Bablu. Dia meminta Munni memanggil Vidya memberitahunya bahwa tukang pos mendapati surat resmi untuknya. Munni berlari menuju Vidya. Vidya menarik bajak bekerja di lapangan. Munni datang memanggilnya untuk pulang. Vidya dan Munni pergi, Ibu Munni melihat mereka. Dia berteriak terhadap munni dan memintanya menjauhi Vidya. Vidya pulang, tukang pos menjelaskan suratnya datang. Dharma memintanya pergi untuk membuat teh.

Tukang pos membaca "negara tidak akan melupakan pengorbanan suamimu Ram Singh untuk negara tersebut, dia seorang martir". Dia menangis dan melihat foto suaminya dengan berupa karangan bunga. Vidya ingat pernikahannya bersama Ram. Ram segera pergi untuk bertugas usai menikah. Dia melihat Vidya dan juga tersenyum. Vidya menangis, dia pergi. Dia menjadi janda. Para wanita mematahkan gelangnya. Dia pun menangis.

Tukang Pos mengatakan "kamu ditunjuk sebagai guru bahasa Inggris di Sekolah, Kamu akan ditunggu di sekolah". Dharma memintanya pergi, teh jatuh. Dharma menegur Bablu. Vidya mengatakan "nasib diriku kesal kepadaku". Dia duduk berbicara bersama sapi Gauri. Dia mengatakan "aku berdoa agar aku tidak mendapati pekerjaan apapun, saya berpuasa namun aku tetap mendapati pekerjaan tersebut".

Vidya mengingat masa kecilnya. Ayahnya membawa buku baru untuk saudaranya. Dia bilang aku tidak akan kesekolah, guru akan memarahiku. Dia menjelaskan baik-baik saja meminta Vidya ke dapur untuk membantu ibunya. Vidya setuju melepas tas sekolahnya dimana ayahnya meminta melakukan pekerjaan rumah tangga. Dia dengan senang hati melakukan pekerjaan membantu ibunya. Vidya menangis dan berkata "Aku buta huruf".

Bablu menghubungi Dev dan berdebat. Dia bertanya "mengapa kamu memberinya pekerjaan guru bahasa Inggris". Dev memintanya untuk pergi dan berbicara di ruang kantor. Bablu menjelaskan Vidya harus pergi untuk mengajar bahasa Inggris. Dharma mengatakan "kamu membuang banyak uang, itu semua disebabkan kamu". Bablu menjelaskan "kamu rakus dan menyetujui rencana investasiku." Mereka berdebat Bablu mengatakan "aku akan mendapati Vidya dan memintanya pergi bekerja, dia akan ada, dimana dia akan pergi."

Dia memintannya datang untuk berbicara, Vidya pun datang. AR wanita tersebut memintanya segera selesai memasak dan bersiap pergi ke sekolah. Dharma meminta Bablu mengatur siklus terhadap Vidya. Bablu menjelaskan hanya 3 km jauhnya, dia akan pergi dan juga mengajar. Dharma menjelaskan dia benar. Vidya bilang "Aku tidak akan pergi ke sekolah" mereka pun terkejut. (Baca juga; Vidya Episode 2)

Loading...